nuffnang

Pages

HUJAN OH HUJAN

Monday, January 12, 2009


Hujan turun tidak berhenti sejak dari petang semalam menyebabakan, beberapa kawasan di daerah Kota Marudu dinaiki air. Keadaan ini menyebabkan rasa risau timbul, takut berulang peristiwa banjir awal tahun 2008. Kegiatan harian terganggu. Kebanyakan orang berfikir,kalau hujan ini tidak reda pasti banjir akan berlaku. Memang dah pobia orang-orang kota marudu ni. Kalau selalu kena banjir tak apa sebab dah biasa, ni sekali sekala..satu lagi, mana nak cari tempat yang sesuai untuk mengelak banjir. Kebanyakan penempatan di kawasan ini terletak di kaki bukit. Ramai yang mengharapkan agar banjir tidak berlaku. Kami, warga pendidik di SMK Kota Marudu telah mula membuat pemindahan buku2,fail2,alatan dan macam2 lagi ke tingkat atas. Nanti kalau tak buat, pasti kelam kabut kalau banjir datang. Kalau kejadian banjir tahun 2008, 3 kali sekolah kena banjir. Lepas banjir pertama, kami bergotong royong bersihkan sekolah, sekolah dah dibersihkan, banjir melanda lagi untuk kali yang kedua. teruk.. nak buat apa lagi. Akhirnya pembersihan dibuat selepas yang ketiga kali itu pun masih was-was, kalau banjir lagi.. pasti pening kepala. Apa-apa pun, harap hujan tidak berterusan. nanti merentas desa hujung ni tak jadi..he..he.. hujan-hujan... kadang baik, kadang menyusahkan...

Read more...

Ahad yang indah

Sunday, January 11, 2009


Pagi ini saya tidak kemana-mana. Duduk dirumah saja sambil-sambil melawat blog. Anak-anak sibuk dengan rancangan kartun. Kalau cuti-cuti macam ni, budak2 lebih suka lepak dirumah sambil menonton TV. Pada akhir-akhir ini minat mereka berubah. Asyik depan komputer saja. Rupa-rupanya mereka sedang bermain games internet.. hai..ini dah lebih...ni, peluang saya untuk menggunakan komputer pun terbatas sudah. Kalau c ulung ( yang bungsu) control abis laptop ibunya. Jadi c olol dengan c uluk terpaksa bertukar-tukar guna laptop saya. Ada satu perkara yang saya kagum dengan budak2 saya ni.. sebelum mereka on laptop, mereka akan tanya dulu..

C ulung : Pa, kau sibukkah guna komputer kau?

Bapa : tidak, kenapa?

C ulung : kami mau pakai, one aje...tapi aku ibu punya...

One maksudnya..satu kali saja...

Bapa : ba.. tapi tidak bole lama..nanti panas...

C ulung : ok... abang! hidupkan... Uluk! laptop ibu aku punya...

C uluk : Abang! saya dulu...

C Olol : Lepas tu..saya...janji..

C uluk : ba... Ulung...jangan dulu, tanya ibu..nanti ibu marah tu...

C Ulung : aku sudah tanya bapa tadi...dia benarkan.....

C Uluk : Wah! hebat o..Kau Ulung dapat games ben10...

ini antara dialog anak-anak saya... dan biasanya sampai masa yang ditetapkan mereka berhenti walaupun kadang2 terlebih masa..tapi biasanya angkara c ulung sebab suka sangat mengambil giliran abangnya.

Read more...

Minggu pertama tahun 2009

Saturday, January 10, 2009


Tahun 2009 disambut dengan pelbagai kisah. Ada yang menyedihkan dan ada yang menggembirakan. Bermacam-macam berita yang kita dengar.. Bagi kami warga pendidik, kami disajikan dengan tugas-tugas yang lebih mencabar. Kami ditagih untuk membentuk anak didik kami menjadi insan yang sempurna sesuai dengan misi sekolah kami, MEMBANGUNKAN MODAL INSAN CEMERLANG MELALUI PENDIDIKAN BERKUALITI BERLANDASKAN FALSAFAH PENDIDIKAN KEBANGSAAN. Satu tugas yang amat mencabar keupayaan kami. Kami diminta untuk menghasilkan satu projek yang boleh dijadikan sebagai penanda kepada kemampuan kami. Selain itu juga,kami disarankan untuk membaca jurnal-jurnal atau buku-buku yang berbentuk ilmiah,yang akan membantu meningkatkan ilmu pengetahuan kami. Di kalangan warga pendidik sekolah kami juga berlumba-lumba meningkatkan pendidikan tertinggi. Selain itu, kami juga menerima cabar terkuat daripada para ibu bapa yang tidak jemu-jemu untuk memindahkan anak mereka untuk belajar disini. Pada pendapat ibu bapa, warga pendidik di sekolah ini sangat komited dalam membantu proses pembelajaran anak-anak mereka. Daripada maklumbalas yang kami perolehi, setakat ini ibubapa pelajar disini amat berpuas hati dengan apa yang telah kami lakukan untuk anak-anak mereka. Malah ada pelajar terbaik lepasan PMR yang tidak mahu berpindah ke sekolah lain kerana merasakan yang dia mampu berjaya disini. Pengharapan yang tinggi daripada ibubapa menjadikan kami agak tertekan tetapi kami tahu itu juga yang kami harapkan. Kami mahu supaya SMK KOTA MARUDU akan di kenali bukan kerana hanya cemerlang dalam kokurikulum tapi juga dalam bidang kurikulum. Kami, warga pendidik SMK KOTA MARUDU ingin membuktikan yang sekolah luar bandar mampu menandingi sekolah-sekolah bandar dan memastikan namanya terpahat sebagai sekolah terbaik di negeri ini.

Read more...

Dealing with divorce and effects on kids: How to help children cope with the family changes.

Wednesday, January 7, 2009

Parenting is a challenging proposition no matter what the situation, but when a divorce ia taking place, parenting becomes an obstacle course. Not only are you dealing with your personal tragedy and are attempting to keep your life moving forward, but in addition to dealing with your crisis you only can guess how your chlid is being affected, especially when the divorce is less than amicable.
Making matters worse is the new parenting arrangement that forces the parties to the divorce to suddenly become master communicators about parenting, school issues, and of course the visitation schedule. In some cases the joint custody agreements that now make up the majority of shared parenting requests during divorces are extremely complex and complicated, detemining the when and where of parenting down to the second.
If you find that you are in this maelstrom of chaos, sit back and go back to the bascis. Here to help you is the divorcing parent's guide to parenting in simple do and don't listing.

The Do's

  • Maintain and open door policy with your chlidren and make yourself available at all times to talk about the separation of living quarters between you and your spouse. Your children need to understand that they had no role in your decision to divorce and that they are not to blame for anything that happened.
  • Chlidren will need to work through the grief that comes from losing family. This might cause the typical stages of grief, including bargaining, reasoning and anger. you may find that you are the target for these emotions. Remain calm, even if your chlidren express anger, and remember that you are the adult in the room. While you do not need to justify yourself to your children, you should answer their questions factually , in an age appropriate manner.
  • Stabilize the upheaval your children are experiencing. This is not the time to move them to a new school or daycare center, but instead it is the time to keep everything exactly the same, even if you need drive out of your way pick up your children.
  • Set up a support network. Your children's teachers, caregivers, and other adults should know that you are divorcing and on the lookout for odd behaviors. This may also help them to make themselves available if your children need to open up to someone other than you.
  • Involve your children in your plans. If your are thinking of moving, enlist your children's help in the process. Give them a lot of warning ahead of time so they can get used to the idea. Anything that presents a change to their already upside down home environment should be discussed well ahead of the event.
  • Listen closely to what your children tell you. No matter how small the matter may appear to you, to your child they may be of greatest significance, especially now that their living situation has changed completely.
  • Come up with new family traditions and way of doing things. This provides a sense of contiunity and also a sense of belonging.

Here are Don'ts

  • Refrain from speaking in negative termas about your former spouse. Remember that she or he is still your child's other parent, and no matter what you think about the person, you child still loves them dearly. Forcing your child to take sides will backfire on you, even if initially they side with you.
  • Avoid using your children as messengers to your former spouse. If you have something to pass on, contact your former spouse or their attorney directly, but do not make your kids pass notes or carry verbal information back and forth. If it is bad message, your children will be on the receiving end of frustration.

Word to Live by

Truth be told, there is no easy way out of a divorce. Help yourself and your children to adjust to the new way of life with the help of mental health specialist. In some cases it may take a bit of time for abvious behavioural outbursts to take place, but even if they are slow in coming, they are nonetheless virtually inevitable.

Remember that both you and your child are adjusting to the new living quarter, the environment, and the absence of the other parent. Individual and also family counseling may help everyone to move on. Daily express, 07.01.08

Nota: Apa yang penulis masukkan ini hanya sebagai maklumat kepada semua. Dalam mengharungi dunia kehidupan ini, banyak rintangan yang kita tempuhi. Ada yang mampu kita atasi dan ada yang tidak dapat kita atasi. Sama-samalah kita memenuhi diri kita dengan ilmu pengetahuan dan maklumat, yang mungkin kita boleh jadikan sebagai pemandu arah.. Penulis percaya kita tidak mahu ia berlaku tetapi kita tidak mampu menghalangnya. Hanya Tuhan saja yang tahu..

Read more...

1200 STUDENTS MISS SCHOOL IN PITAS

NEW SABAH TIMES.
06.01.2009

Kota Kinabalu: Some 1200 students in Pitas missed the first day of school as five primary and secondary school werw hit by floods following persistent rainfall over the weekend. However, as of yesterday evening the situations in Pitas and neighbouring Kota Marudu improved with rains easing but Pitas district officer Luvita Koisun said they remained on alert for floods. "It is not raining now but there are dark clouds in the horizon. We hope it will not be prolonged or heavy," said luvita who added that 992 evacuees from 21 flood-hit kampungs returned to their homes early yesterday. State Education Department deputy director Muhiddin Yusin said that the school s affected by floods were a secondary school and five primary school. " Some of the schools were used as relief centers," he said adding that they expected students to return to school today if the weather continued to improve. Among them were 421 students of SMK Pitas 2, SK Dandun (259), SK Pinapak (124), SK Kusilad (199), SK Pandan Mandamai (101) and SK Nibang (98). Muhiddin said they were seeking for other alternatives to house the affected students including placing them in non affected school until the flood situation improved. In neighouring Kota Marudu, the situation has also improved with most residents from some 12 kampungs and parts of town returning to their homes since late Sunday after they were evacuated on Saturday.

Read more...

Perang: Kenapa Terjadi

Dari dulu hingga sekarang, kita sentiasa disajikan dengan cerita-cerita perang yang berlaku disana sini. Seakan-akan manusia ini tidak mau hidup tenang dan aman. Masing-masing cuba menonjolkan diri,menjadi hero dikalangan negara tertentu. sebelum selesai satu kejadian perang,muncul kejadian baru. sampai bila kita akan terus dihantui dengan kejadian ini. Dimana sudah pemimpin-pemimpin Dunia? Kenapa tidak ada satu tindakan khusus dalam menengani masalah ini. Apa fungsi PBB? Sekejap bersuara,Sekejap tiada suara langsung. Inilah punca sebenarnya perang ini. Tidak ada satu pun yang berani untuk menggunakan kuasa untuk menguatkuasakan undang-undang. Ada pun hanya penyangak sedia ada, Amerika Syarikat. Sebenarnya AS lah yang merupakan punca kepada kejadian perang ini. Mereka kononnya penegak keadilan, bersifat demokrasi tulen. Apa bila mereka tidak senang dengan sesebuah negera terutama pemimpinnya AS akan kacau. Percerobohan Iraq, Afganistan, perang korea, perang vietnam ini adalah contoh yang jelas tentang peranan AS. Kejadian terbaru di tebing Gaza, juga merupakan salah satu propaganda AS menjelang pertukaran Presidennya. AS cuba menjadikan kejadian itu sebagai alat untuk memperlihatkan Kemampuan Presiden dalam menyelesaikan politik dunia. Ia juga cara AS untuk mengalihkan tumpuan dunia kepada masalah ekonomi yang dihadapi oleh negara itu. Percaya atau tidak, beberapa syarikat utama AS telah ditutup atau bengkrap. AS tidak mahu perkara ini diketahui,kalau boleh ia diselesaikan secara dalaman. Tapi Media disana tetap menceritakan hal sebenar. AS tidak dapat membendung media. Oleh cara terbaik mengwujudkan satu isu antarabangsa yang baru.

Read more...

SUNGAI BONGON MELIMPAH

Saturday, January 3, 2009


Kota Marudu : Hujan yang turun sejak dari semalam menyebabkan sungai Bongon melimpah. Beberapa buah Kampung di sekitar sungai ini telah di naiki air.
Pegawai Daerah Kota Marudu, Puan Luvita Koisun berkata beberapa tindakan telah diambil untuk membantu mangsa-mangsa banjir. Pegawai Daerah juga telah meminta supaya pihak berkuasa menjalankan pemantauan berterusan. Beliau bersama dengan Yang Berhormat, Datuk Maximus seterusnya telah melawat kawasan Kg.Rasak.

Read more...

Followers

  © Blogger template On The Road by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP